KOKARDA KEMENAG BONE

KOKARDA Kemenag Bone Gelar RAT dan Tutup Buku Tahun 2024

Watampone, (Humas Bone) – KOKARDA Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bone menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) dan Tutup Buku Tahun 2024. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Kemenag Kabupaten Bone pada Kamis (6/2/2025) dengan mengusung tema Koperasi Sehat, Anggota Sejahtera.

Acara dihadiri oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Bone H. Abdul Rafik, Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Bone Ir. Wahida, Ketua Dekopinda, Ketua PKP RI Kabupaten Bone, para pejabat pengawas, kepala KUA kecamatan, serta pengurus inti dan anggota KOKARDA Kemenag Bone.

Ketua KOKARDA Kemenag Bone, Taufiq Raden, dalam laporannya menyampaikan bahwa agenda kegiatan meliputi pertanggungjawaban pembukuan tahun 2024, pemilihan pengurus baru periode 2025-2029, serta pengesahan rencana kerja atau program pengurus baru. Ia juga mengungkapkan bahwa peningkatan jumlah anggota cukup signifikan karena banyak pegawai yang diangkat menjadi PPPK.

“KOKARDA ke depan akan lebih sejahtera dan sehat jika kita bersama-sama menjaga koperasi ini,” ujar Taufiq yang juga menjabat sebagai Kepala Seksi PAI Kantor Kemenag Kabupaten Bone.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Bone H. Abdul Rafik menegaskan bahwa koperasi didirikan untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya. “Dan memang apabila koperasi dibutuhkan, harus selalu ada,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan tiga poin penting, yaitu koperasi harus memberikan kontribusi kepada Kemenag karena berdiri dan beroperasi di lingkungan Kemenag, laporan pertanggungjawaban (LPJ) harus disampaikan dengan transparan, serta anggota berhak memilih ketua baru untuk periode selanjutnya.

Kepala Kantor Kemenag Bone juga berharap ada lagi peningkatan keanggotaan.”Alhamdulillah, kinerja pengurus selama ini sudah bagus, tinggal ditingkatkan lagi. Anggota yang belum masuk koperasi diharapkan segera bergabung agar koperasi semakin berkembang,” tambahnya.

Ketua Dekopinda turut memberikan sambutan dan berharap KOKARDA terus mengalami peningkatan baik dari segi jumlah anggota maupun program kerja. Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Bone, Ir. Wahida, menyampaikan bahwa pemilihan ketua, pengurus, dan badan pengawas sebaiknya mempertahankan pengurus lama karena kinerjanya sudah baik.

Namun, ia juga menekankan pentingnya inovasi dalam pengelolaan koperasi. “Kita perlu berinovasi, Pak Ketua. Pengawas juga sudah memiliki sertifikat uji kompetensi, jadi saya rasa oppomi saja (tetap melanjutkan kepemimpinan yang ada),” ujarnya.

Selain itu, Wahida juga mengingatkan perlunya kaderisasi di dalam koperasi agar regenerasi kepemimpinan dapat berjalan dengan baik. Ia menambahkan bahwa anggota yang belum bergabung sebaiknya segera mendaftar agar dapat merasakan manfaat koperasi. Sebagai bentuk apresiasi, ia menyarankan agar koperasi memberikan penghargaan atau reward kepada anggota sebagai motivasi untuk terus aktif berpartisipasi dalam koperasi. (ahdi)